5 Destinasi di Kota Mataram Yang Recommended Untuk di Kunjungi

Islamic Center NTB

 

Dibangun di atas lahan se- luas 7,6 hektar di sudut jalan Langko dan Udayana yang me- rupakan jalur utama. Dibangun begitu megah dengan memadu- kan karakteristik bangunan tradisional
Lombok dan Sumbawa. Bangunan Islamic Center ini dilengkapi dengan menara setinggi 99 meter ses- uai dengan 99 nama-nama Allah (Asma’ul Husna). Bangunan menara ini dibuka sebagai objek wisata untuk memandang wajah kota Mataram dari keting- gian baik saat siang maupun malam hari.
Lokasinya yang strategis di pusat kota Mataram, Pulau Lombok yang selain sudah lama terkenal se- bagai tujuan wisata oleh turis mancanegara, pulau Lombok juga sudah lama terkenal sebagai pulau Seri- bu masjid karena di pulau ini memang bertabur mas- jid-masjid kuno hingga masjid-masjid modern yang menawan.

Taman Loang Baloq

Taman buatan yang berlokasi di sekitar pantai yang masih satu baris dengan pantai Ampenan ini berada di Kota Mataram. Dinamakan Loang Baloq yang bermakna Lubang Pohon karena memang lo- kasi Taman ini berhadapan langsung dengan area

makam Loang Baloq. Makam yang lokasinya bera- da di lubang pohon beringin. Di pantai ini dikelilingi jalan setapak yang bisa digunakan untuk jalan-jalan atau jogging. Di beberapa sudut taman terdapat beru- gak atau saung-saung untuk bersantai. Pengunjung juga dapat menikmati senja di taman ini sambil berwisata.

Taman Mayura dan Pura Meru

Taman Mayura adalah salah satu taman yang ber- diri di wilayah Cakranegara. Taman ini dibangun per- tama kali tahun 1744 oleh Anak Agung Ngurah Karan- gasem. Awalnya, taman ini bernama Taman Kelepug. Nama Kelepug diambil dari suara derasnya air yang mengalir di dalam kolam. Pada tahun 1866, nama Kelepug diganti menjadi Mayura. Mayura berarti bu- rung merak. Burung yang didatangkan dari Palem- bang untuk mengusir banyaknya ular di area taman.
Di tengah kolam terdapat Balai Kambang. Balai ini konon digunakan sebagai tempat penga- dilanbagi para penduduk yang mengalami per- kara hukum. Taman Mayura berada sekitar 3 km dari Kota Mataram. Taman ini dapat dicapai dalam waktu 10 menit dari Kota Mataram menggunakan kendaraan roda dua atau empat. Di seberang se- latan Taman Mayura terdapat Pura Meru yang berdampingan dengan sebuah masjid.
Kedua tempat ibadah yang berdampi- ngan ini melambangkan kerukunan beragama di Lombok.

Museum Negeri Nusa Tenggara Barat

Museum Negeri NTB adalah salah satu destinasi wisata yang harus dikunjungi jika anda ke Lombok. Di museum ini, tersimpan berbagai koleksi peninggalan sejarah masa lampau Pulau Lombok dan Pulau Sum- bawa. Museum yang terletak di jalan Panji Tilar Neg- ara ini mempunyai 7513 koleksi benda bersejarah. Selain benda-benda purbakala peninggalan sejarah Lombok dan Sumbawa, Museum NTB juga memiliki koleksi peninggalan bangsa China yang pernah ber- interaksi melalui perdagangan dengan masyarakat Lombok dan Sumbawa. Museum ini juga dilengkapi dengan berugak, mushola, gedung aula, serta ruang pameran yang nyaman bagi pengunjung.

Pasar Seni Sayang-Sayang dan Rungkang Jangkuk

Pasar seni sayang-sayang terletak di lingkar utara Kota Mataram, tepatnya di Kelurahan Rembiga, Keca- matan Selaparang. Di pasar seni ini, anda bisa berbe- lanja berbagai macam oleh-oleh cantik yang dibuat dengan tangan pengrajin yang handal.
Selain itu, terdapat juga topeng, patung dari kayu, gantungan kunci, topi, dan juga berbagai furniture seperti set meja tamu, sofa, atau cermin. Tak jauh dari pasar seni, ada Rungkang Jangkuk tempat kerajinan cukli diproduksi. Di Rungkang Jangkuk, pengunjung bisa melihat langsung proses produksinya.